Kekerasan Seksual dalam Empat Cerita Pendek Kelam Kelamin Karya Laviaminora

Venessa Ashria

Abstract


Sexual violence is an act of violation of human rights caused by a patriarchal culture. Lately, cases of sexual violence are quite high and tend to reap a lot of misunderstandings that make the victim blamed and the perpetrators are left alone. In the four short stories Kelam Kelamin, Laviaminora voiced the portrait and influence of sexual violence that traumatized the victim. This study aims to reveal the forms of sexual violence and forms of trauma contained in Laviaminora's work. To achieve the aim, this study uses a literary psychology approach and psychoanalytic studies. The research method used a descriptive qualitative method. Based on the identification and analysis of each character in the short story, it is concluded that there are various forms of sexual violence that affect the emergence of various forms of trauma symptoms. The form of trauma depends on how the characters interpret, process, and respond to the acts of sexual violence they experience.

Kekerasan seksual merupakan tindakan pelanggaran hak asasi yang dilatarbelakangi oleh budaya patriarki. Akhir-akhir ini, kasus kekerasan seksual cukup tinggi dan cenderung menuai banyak kesalahpahaman yang membuat korban disalahkan dan pelakunya hanya dibiarkan. Dalam empat cerpen Kelam Kelamin, Laviaminora menyuarakan potret dan pengaruh kekerasan seksual yang mengakibatkan trauma pada korban. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan bentuk kekerasan seksual dan bentuk trauma yang terdapat pada karya Laviaminora tersebut. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi sastra dan kajian psikoanalisis. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan identifikasi dan analisis terhadap masing-masing tokoh cerpen, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat berbagai bentuk kekerasan seksual yang memengaruhi timbulnya beragam bentuk gejala trauma. Bentuk trauma tersebut bergantung pada bagaimana tokoh memaknai, memproses, dan menanggapi tindakan kekerasan seksual yang dialaminya.



Keywords


Kelam Kelamin short story by Laviaminora, sexual violence, trauma, literary psychology approach, and psychoanalytic studies.

Full Text:

PDF

References


Alexander, J.C. (2012). Trauma: A social theory. United Kingdom: Polity Press.

Alwisol. (2005). Psikologi kepribadian. Malang: UMM Press.

Basuki, N.V.A., Mulyono, & Qomariyah, U. (2018) “Pengaruh pelecehan seksual terhadap pembentukan perilaku transgender pada tokoh sasana dalam novel Pasung Jiwa karya

Okky Madasari: Kajian psikologi sastra”. Jurnal Sastra Indonesia, 7(2). Dalam Jurnal Unnes, http://journal.unnes.ac.id/sju/index/php/jsi, yang diakses pada 1 Februari 2022.

Bell, D. (ed.) (2006). Memory, trauma, and world politics: Reflection on relationship between past and present. New York: Palgrave Macmillan.

Bertens. K. (1979). Memperkenalkan psikoanalisa. Jakarta: PT Gramedia.

Chasanah, I.N. (2006). “Presentasi kekerasan dan trauma seksual: Analisis isi teks dalam karya-karya Djenar Maesa Ayu”. Jurnal Sastra Indonesia, 19(2). Dalam Jurnal Unair, https://journal.unair.ac.id/MKP@presentasi-kekerasan-dan-trauma-seksual– analisis-isi-teks-dalam-karya-karya-djenar-maesa-ayu--article-2227-media-15-categor y-8.html yang diakses pada 1 Februari 2022.

Fakih, M. (2008). Analisis gender dan transformasi sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Freud, S. (2015). Pengantar umum psikoanalisis (edisi terjemahan). Temanggung: Desa Pustaka Indonesia.

Komnas Perempuan. (2017). Naskah akademik: Rancangan Undang-Undang tentang penghapusan kekerasan seksual. Jakarta: Komnas Perempuan.

Laviaminora. (2020). Kelam kelamin. Yogyakarta: Interlude.

Minderop, A. (2011). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Ratna, N.K. (2008). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Jakarta: Rineka Cipta.

Santoso, S.G. (2018). “Trauma seksual tokoh Ajo Kawir dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan kajian psikoanalisis seksual Sigmund Freud”. Jurnal Bapala, Vol. 5, No. 2. Dalam Jurnal Mahasiswa Unesa, https://jurnal mahasiswa.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/26892/0, yang diakses pada 1 Februari 2022.

Sielke, S. (2002). Reading rape: The rhetoric of sexual violance in American literature and culture 1790–19900. New Jersey: Princeton University Press.

Suardana, K.I.P.A. (2020). Gejala post traumatic disorder (PTSD): remaja yang pernah mengalami kekerasan oleh orang tua. [Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma], http://repository.usd.ac.id/39011/2/139114018_full.pdf.

Sudjiman, P. (1998). Memahami cerita rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya.

Walby, S. (1990). Theorizing patriarchy. Cambridge: Basil Blackwell Inc.

Wellek, R., & Warren, A. (1989). Teori kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Yorizal, G. (2019). Mitologi nymphomaniac: Analisis kritik ideologi dengan perspektif mitologi Roland Barthes dalam film Nymphomaniac. [Skripsi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia], http://repository.upi.edu /48488/.




DOI: https://doi.org/10.52969/jsu.v6i1.67

Copyright (c) 2022 Urban: Jurnal Seni Urban

Penerbit

Sekolah Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta

Gedung Pascasarjana, Lt. 3, Jalan Cikini Raya no. 73 Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. DKI Jakarta, Indonesia. 10330

T: (021) 315-9687
F: (021) 315-9617

Email: jurnalurban@pascasarjanaikj.ac.id

 

Creative Commons License
Jurnal Seni Urban is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License/ CC BY-SA 4.0